Gerakan IMM dalam mewujudkan akademisi Islam yang mencerahkan
Oleh : Ahmad Zulkarnain
Islam adalah agama yang mencerahkan (din at-tanwir), nabi muhammad SAW diutus oleh Allah tentunnya dengan membawa misi yang penting untuk umat manusia yaitu melakukan perubahan ke arah yang lebih baik hal ini dijelaskan dalam (Qs. Al-baqarah:257). Al-qur'an sebagai hidayah-bayan-furqan dijelaskan dalam (Qs. Al-baqarah: 189), agar setiap manusia mengubah nasib dirinya sendiri dan masa depan dijelaskan dalam (Qs. Ar'ra'du: 11), membebaskan kaum dhu'afa dan mustadafin dijelaskan dalam (Qs. Al-balad:11-16). Dari beberapa ayat diatas dapat disimpulkan bahwa, Allah menunjukkan pesan imperatif bahwa agama islam menawarkan gerakan pencerahan bagi seluruh umat manusia.
Berangkat dari muktamar ke-46 di jogjakarta tahun 2010, bahwasannya gerakan pencerahan mulai digelorakan kembali pada muktamar ini sebagaimana terkandung dalam pernyataan pikiran muhammadiyah abad ke-2. Gerakan pencerahan dihadirkan untuk memberikan jawaban atas problem kemanusiaan yang beruoa kemiskinan, kebodohan, ketertinggalan dan persoalan lainnya yang bercorak struktur dan kultur.
Gerakan pencerahan menampilkan islam untuk menjawab masalah kekeringan rohani, krisis moral terorisme, konflik, korupsi dan bentuk-bentuk kejahatan kemanusiaan.
Penulis memberikan contoh, di kampus penulis sendiri ada salah satu mahasiswa yang terindikasi jaringan terorisme pada beberapa bulan yang lalu, kenapa hal ini bisa terjadi dan uniknya terjadi dikampus islam itu sendiri IAIN SURAKARTA hal ini dikarenakan dikampus itu belum ada gerakan islam yang mencerahkan mengingat IMM sangat kecil di situ, yang ada hanya gerakan-gerakan islam radikal yang berkutat dengan politik dan perkaderan dan mahasiswa-mahasiswa manja yang terjebak didalam ruang kelas yang sempit tanpa melakukan diskusi-diskusi publik.
Satu hal lagi yang lucu setelah terjadi hal semacam ini barulah gerakan-gerakan islam yang radikal berkoar-koar tolak terorisme dan radikalisme menurut penulis semua kampus juga menolak yang namanya terorisme dan radikalisme, lalu peran mereka selama ini apa sebagai gerakan islam.
Gerakan pencerahan berkomitmen untuk mengembangkan relasi sosial yang berkeadilan tanpa diskriminasi, hal ini yang sangat penting mengingat IMM belum melakukan relasi sosial yang baik dan hanya mengkonsunsi teori-teori sosial saja, kader imm sukoharjo khususnya harus berani keluar dari zona nyaman untuk membangun relasi ke masyarakat minimal kita memiliki peran di lingkuangan masyarakat entah sebagai da'i, penceramah setiap hari jum'at, mengajar TPA dan lain-lain, hal ini kelihatannya sepele namun bila dijalankan akan berdampak besar bagi masyarakat dan imm masyarakat akan mampu menilai setiap kader imm itu yang menjadi PR ikatan selama ini, kader imm jangan hanya berkutat di dalam cabang dan komisariat saja dan hanya untuk menyelesaikan program kerja yang tak jelas untuk siapa dan arahnya kemana, apakah cuman untuk mempertahankan kedudukan dan dilihat baik ketika diadakan muscab ketika semua program kerja sudah tercapai.?
Mungkin sedikit refleksi buat kader-kader imm agar memiliki kesadaran yang mencerahkan baik di lingkungan kampus atau masyarakat.
Komentar
Posting Komentar