Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

Siapakah yang di bela oleh pihak kepolisian Pemerintah, Masyarakat, Ulama, atau Kapitalis

Gambar
Oleh : Ahmad Zulkarnain Melihat berbagai macam kasus dan isu yang sedang berkembang, baik itu di dunia maya maupun di lingkungan masyarakat, membuat hati penulis serasa terpanggil dan tergugah untuk membuat tulisan sederhana ini yang tujuannya, tentu untuk merefleksikan diri dari setiap individu maupun kolektif, agar bisa menghadapi isu-isu kemanusiaan yang sedang berkembang secara lebih dewasa. Dan terbebas dari ideologi-ideologi yang sudah tertanam di dalam jiwa-jiwa setiap individu, agar dalam menganalisis sebuah masalah dan mengambil sebuah keputusan lebih objektif dan bisa untuk dipertanggung jawabkan. Mengenai kasus yang sedang viral belakangan ini, jagat media sosial di hebohkan dengan tersebarnya screenshot percakapan via whatsapp berkonten pornografi, yang di duga melibatkan pimpinan front pembela islam (fpi) rizieq shihab dengan firza husein. Kasus ini pun semakin mencuak ke publik setelah rizieq shihab yang awalnya menjadi saksi lalu di naikkan setatusnya menja...

Generasi INDONESIA Membaca

Gambar
Oleh : Labud Nahnu Najib Sangat disayangkkan hingga saat ini kita bahkan lupa bahwasannya ada salah satu  media  sempat menampilkan data BPS, yang menyatakan bahwa jumlah rata-rata waktu yang digunakan anak Indonesia dalam menonton televisi adalah 300 menit per hari. Jumlah ini jauh lebih besar dibanding anak-anak di Australia yang hanya 150 menit per hari dan di Amerika yang hanya 100 menit per hari, apalagi di Kanada yang hanya 60 menit per hari (Republika, 12 September 2015). Sebagai mahasiswa yang merupakan salah satu bagian dari  Indonesia, nampaknya tidak mengusik kenyamanan kita ketika UNESCO mencatat indeks minat baca di Indonesia baru mencapai 0,001. Artinya, pada setiap 1.000 orang, hanya ada satu orang yang punya minat membaca. Masyarakat di Indonesia rata-rata membaca nol sampai satu buku per tahun. Kondisi ini lebih rendah dibandingkan penduduk di negara-negara anggota ASEAN, selain Indonesia, yang membaca dua sampai tiga buku dalam setahun. Angka...

Penerapan Sistem Pemerintahan Islam di Indonesia Sebuah ANUGRAH atau BENCANA

Gambar
Oleh : Ahmad Zulkarnain Melihat berbagai macam fenomena yang terjadi di indonesia dewasa ini, baik itu yang berkaitan dengan sosial, politik, agama maupun sistem pemerintahan yang satiap individu maupun kelompok ingin menjadi yang terdepan dan nomor satu dan mendominasi akan hal tersebut. Perlu di ingat kembali bahwasannya indonesia adalah negara yang majemuk dengan berbagai macam suku, budaya, bahasa, adat-istiadat dan agama. Yang semuanya itu terbinkai menjadi satu dalam bhineka tunggal ika yang  sudah terjalin harmonisasi sekian lama dari masa ke masa. Namun yang menjadi masalah di dalam negara yang majemuk (indonesia) pastilah ada Ras, Suku, maupun Agama yang ingin mendominasi kelompok lain atau yang menjadi mayoritas yang dianut oleh setiap individu maupun kolektif. Dalam sebuah teori sosial modern mengatakan bahwasannya setiap kelompok yang menjadi mayoritas atau kelompok terbanyak biasanya ingin mendominasi kelompok lain dalam segala hal, lalu pertanyaannya kelomp...

Azab bagi IAIN Surakarta Mendatangkan Haidar Bagir

Gambar
Semenjak berencana mengadakan kegiatan bedah buku oleh DEMA IAIN Surakarta yang mengundang Haidar Bagir, kampus tersebut mengalami peristiwa yang sulit atau boleh dikatakan aneh. Tiba-tiba saja, disalah satu gedung terjadi kebakaran tanpa penyebab yang pasti. Hanya sebagian gedung saja yang hangus karena langsung segera datang pemadam kebakaran sehingga tak menimbulkan korban jiwa.  Tak berselang lama setelah peristiwa itu, mahasiswa dihebohkan dengan ditemukannya ular berkepala mirip anjing berkaki dua di belakang kampus. Hewan itu ditemukan secara tak sengaja saat tengah menyantap hasil buruannya. Bahkan kejadian yang terakhir ini satu hari sebelum pelaksanaan acara, air tanah di IAIN Surakarta tiba-tiba berubah, mengeluarkan bau seperti telur busuk, kemungkinan air tanah tersebut telah terkontaminasi belerang, padahal IAIN Surakarta berada jauh dari pegunungan.  Seakan-akan peristiwa demi peristiwa itu memberi pesan bahwa inilah azab bagi kampus yang meng...

Renungan Demonstran di Bulan Ramadhan

Gambar
Oleh : Labud Nahnu Najib Pegiat Literasi di Rumah Baca Srawung (RBS) Solo dan Mahasiswa Mahad Abu Bakar UMS. Apresisi setinggi-tingginya saya haturkan kepada kawan saya, kawan sesama pegiat literasi di Rumah Baca Srawung (RBS) Solo, saudara Syahrul Ramadhan dari kalangan mahasiswa sekaligus petani, yang sempat terbit  karya pemikirannya pada rubik ini, edisi minggu lalu dengan judul yang cukup provokatif yaitu “Meninggalkan Demonstrasi”. Mengapa saya katakan bahwa judul tersebut provikatif? Minimal karena saya pribadi juga ter-provokasi, tergerak untuk membuat tulisan sederhana ini, menyambung dialektika “mimbar mahasiswa” yang begitu menarik. Saya mencatat ada  beberapa kritik tertulis oleh kawan saya yang ditujukan kepada pegiat “demonstrasi” (aksi mahasiswa masa kini) pada edisi minggu lalu. Meski menohok, sebaiknya tidak dianggap sebagai umpatan negative disertai reaksi berlebihan. Saya pribadi menganggap ini sebagai auto-kritik konstruktif untuk kita semua sela...

Generasi millennial

Gambar
Menurut para peneliti sosial, generasi Y atau Millennial ini lahir pada rentang tahun 1980an hingga 2000. Dengan kata lain, generasi millennial ini adalah anak-anak muda yang saat ini berusia antara 15-35 tahun. Berarti aku dan kamu juga bagian dari Millenial. Generasi Millenial memiliki karakteristik yang khas, kita lahir di zaman TV sudah berwarna dan memakai remote, sejak masa sekolah sudah menggunakan handphone, sekarang tiap tahun ganti smartphone dan internet menjadi kebutuhan pokok, berusaha untuk selalu terkoneksi dimanapun, eksistensi sosial ditentukan dari jumlah follower dan like, punya tokoh idola, afeksi pada genre musik dan budaya pop yang sedang hype, ikut latah #hastagini #hastaganu, pray for ini dan anu, dan semua gejala-gejala kekinian yang tak habis-habisnya membuat generasi orang tua kita kebingungan mengikutinya. Namun dibalik itu semua, ada banyak hal negatif yang disoroti oleh generasi-generasi yang lebih tua dari kita. Millennial dinilai cenderung cuek...