Generasi millennial
Menurut para peneliti sosial, generasi Y atau Millennial ini lahir pada rentang tahun 1980an hingga 2000. Dengan kata lain, generasi millennial ini adalah anak-anak muda yang saat ini berusia antara 15-35 tahun. Berarti aku dan kamu juga bagian dari Millenial.
Generasi Millenial memiliki karakteristik yang khas, kita lahir di zaman TV sudah berwarna dan memakai remote, sejak masa sekolah sudah menggunakan handphone, sekarang tiap tahun ganti smartphone dan internet menjadi kebutuhan pokok, berusaha untuk selalu terkoneksi dimanapun, eksistensi sosial ditentukan dari jumlah follower dan like, punya tokoh idola, afeksi pada genre musik dan budaya pop yang sedang hype, ikut latah #hastagini #hastaganu, pray for ini dan anu, dan semua gejala-gejala kekinian yang tak habis-habisnya membuat generasi orang tua kita kebingungan mengikutinya. Namun dibalik itu semua, ada banyak hal negatif yang disoroti oleh generasi-generasi yang lebih tua dari kita. Millennial dinilai cenderung cuek pada keadaan sosial, mengejar kebanggaan akan merk/brand tertentu padahal orangtuanya makan dua kali sehari saja sudah bersyukur. Pulang kuliah/ kerja nongkrong di cafe, kfc, padahal dikosan hanya makan mie instan. Cuek aja, yang penting gaya. Yang penting eksis di media sosial. Yang penting follower-nya banyak. Sekolah atau kuliah cuma jadi ajang pamer harta orang tua (untuk yang berpunya), dan jadi perjuangan untuk yang tipe BPJS (Budget Pas-pasan Jiwa Sosialita!) Cuek juga terhadap perkembangan politik dan ekonomi, setiap pemilu cenderung golput. Cenderung meninggalkan nilai-nilai budaya dan agama, mengejar nilai-nilai kebebasan, hedonisme, party dan pergaulan bebas.
oleh: Ahmad Zulkarnain

Mantap
BalasHapusLuar biasa.